Ayah, Aku Bangga Padamu! Catatan Putra Seorang Koruptor

Ayah, Aku Bangga Padamu! Catatan Putra Seorang Koruptor
Ayah, Aku Bangga Padamu! Catatan Putra Seorang Koruptor Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Dua lelaki berpakaian coklat tua mengapit lelaki separuh baya menuju kamar tidur berkuota 5 orang tetapi sesak di jejali penghuni tiga kali lebih banyak dari kapasitas standar sebenarnya, saat salah satu dari lelaki berseragam membuka grendel-grendel pengaman yang mengamankan penghuni kamar, kepala lelaki setengah baya itu tegak, menoleh ke arah ruangan di sudut deret bangunan tempat aku berdiri, tersenyum lalu menganggukkan kepala kepadaku sebelum menghilang di balik jeruji.

Segurat senyum menghiasi sudut wajahku membalas senyuman dari lelaki itu, tapi aku tahu dia tidak melihatnya, karena serombongan lelaki berpakaian coklat melintas di antara jangkauan pandang kami memecah situasi melodrama yang bila di telenovela korea biasanya dapat jatah scene 10 detikan lebih karena di slow motion dan sudut pengambilan sudut gambar bisa lebih dari 8 titik. Karena moment itu sungguh berkesan, bermakna dan sarat penafsiran.

“Ayah, aku bangga padamu.” Hanya kata itu yang mampu menggumam di bibirku mewakili gejolak yang muncul sporadis.

Aku membalikkan badan, karena sosok yang tadi tersenyum dan tak lain adalah ayahku sendiri tersebut sudah tidak terlihat kare
... baca selengkapnya di Ayah, Aku Bangga Padamu! Catatan Putra Seorang Koruptor Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Read More

Apa yang harus saya lakukan untuk dapat menikah dengan pria kaya?

Apa yang harus saya lakukan untuk dapat menikah dengan pria kaya?
Apa yang harus saya lakukan untuk dapat menikah dengan pria kaya? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Seorang gadis muda dan cantik, mengirimkan surat ke sebuah majalah terkenal, dengan judul: "Apa yang harus saya lakukan untuk dapat menikah dengan pria kaya?"


Isi suratnya sebagai berikut:

Saya akan jujur, tentang apa yang akan coba saya katakan di sini.

Tahun ini saya berumur 25 tahun. Saya sangat cantik, mempunyai selera yang bagus akan fashion. Saya ingin menikahi seorang pria dengan penghasilan minimal $500ribu/tahun.

Anda mungkin berpikir saya matre, tapi penghasilan $1juta/tahun hanya dianggap sebagai kelas menengah di New York. Persyaratan saya tidak tinggi.

Apakah ada di forum ini yang mempunyai penghasilan $500ribu/tahun? Apakah kalian semua sudah menikah?

Yang saya ingin tanyakan: Apa yang harus saya lakukan untuk menikahi orang kaya seperti anda?

Yang terkaya pernah berkencan dengan saya hanya berpenghasilan $250rb/tahun. Bila seseorang ingin pindah ke area pemukiman elit di City Garden New York, penghasilan $250rb/tahun tidaklah cukup.

Dengan kerendahan hati, saya ingin menanyakan:

Dimana para lajang2 kaya hang out?

Kisaran umur berapa yang harus saya cari?

Kenapa kebanyakan istri dari orang-orang kaya hanya berpenampilan standar?

Saya pernah bertemu dengan beberapa wanita yang memiliki penampilan tidak menarik, tapi kok mereka bisa menikahi pria kaya?

Ba
... baca selengkapnya di Apa yang harus saya lakukan untuk dapat menikah dengan pria kaya? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Read More

Ibarat Tubuh yang Terberkati

Ibarat Tubuh yang Terberkati
Ibarat Tubuh yang Terberkati Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Oleh: Herry Prasetyo

SALAH satu bentuk anugerah yang perlu kita syukuri adalah pekerjaan. Kita diberi kesempatan untuk berkarya dan mengembangkan diri di suatu perusahaan, sambil menerima rezeki dalam bentuk materi. Anugerah yang luar biasa, bukan? Oleh sebab itu, sudah menjadi hal yang wajar pula bila kemudian kita perlu memberikan cinta dalam pekerjaan yang kita geluti. Kerja yang penuh cinta itu pun perlu kita kelola seperti kita mengelola tubuh kita yang juga diberkati dengan fungsi dan tugas masing-masing.

Ya, dalam bekerja, kita bersama orang lain yang juga ingin memberi makna cinta dalam kerja, memiliki tugas masing-masing. Kita memiliki fungsi masing-masing ibarat tubuh kita yang terdiri dari beberapa anggota; ada kepala, tangan, kaki, mata, dan lain-lain. Fungsi masing-masing anggota tubuh tidak bisa dipertukarkan, misalnya mata untuk melihat, kaki untuk berjalan, tidak mungkin dibalik mata untuk berjalan dan kaki untuk melihat.

Demikian pun dalam suatu pekerjaan. Jika masing-masing bagian berfungsi dengan baik, maka sungguh indah kehidupan di kantor Anda. Setiap pribadi bekerja sesuai dengan keahliannya dan sebaiknya tidak saling ingin menguasai. Bekerjalah sesuai dengan porsi dan keahlian kita. Jangan terpancing pula ingin memecahkan setiap masalah seorang diri. Jangan terlena ingin dianggap mampu mengerjakan segala-galanya seorang diri agar di
... baca selengkapnya di Ibarat Tubuh yang Terberkati Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Read More

Desainer Muda

Desainer Muda
Desainer Muda Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“Linda, kamu di panggil Bu Virny, tuh!” ujar Milly kepada Linda yang masih sibuk dengan baju pesanan pelanggan. Linda adalah seorang remaja yang sudah bekerja di salah satu butik terkenal di Bandung.
“Bu Virny? ada apa ya, tumben…” gumam Linda. karena rasa penasaran menggelayuti pikirannya, Linda pun bergegas menuju ruang Bu Virny, sang pemilik butik.
tok… tok… tok… Linda mengetuk pintu sebanyak 3 kali.
“Masuk…” jawab sesorang dari dalam. Linda membatin, pasti Bu Virny. Linda pun membuka pintu dan mendapati Bu Virny sedang duduk santai di kursinya.
“Linda… Ibu ingin bicara sesuatu denganmu” ujar Bu Virny ketika Linda duduk di kursi yang berada dihadapannya.
“Sesuatu apa ya Bu?” tanya Linda.
“Ibu mengusulkan agar kamu menjadi perwakilan butik kita di ajang Desainer Muda besok, jadi… Ibu harap, kamu setuju, bagaimana?” jelas Bu Virny. Linda yang tidak menyangka dengan perkataan Bu Virny hanya terdiam sejenak dan mulai bicara dengan nada pelan.

“Hmmm… Bu, tapi kan… Desainer Muda itu acara yang sangat bergengsi dan pasti akan mengangkat nama butik kita jika perwakilan dari butik ini menang. apakah Ibu tidak mau mengutus desainer yang lebih berpengalaman lagi?” tanya Linda agak gugup.
“Tidak, Ibu hanya ingin memilih kamu. dan jika kamu tidak berkenan, tidak apa-apa. mungkin butik
... baca selengkapnya di Desainer Muda Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Read More

Peleburan Rasa

Peleburan Rasa
Peleburan Rasa Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Membiarkan dirimu terpuruk dengan masa lalu bukanlah jalan keluar. Bangkitlah! tanpa kau coba melupakan masa lalu, tapi menjadikannya sebuah pelajaran.

Tengoklah keluar, lihatlah pohon itu dari balik jendela kamarmu. Betapa bebasnya angin menggerakkan dahan-dahan itu, dahan-dahan itu seperti menari dengan piawai walau kekuatan angin begitu kuat disertai buliran-buliran hujan yang jatuh dari mega mendung. Dahan-dahan itu meliuk menikmati simphoni alam. Nyanyian hujan yang jatuh dari langit hitam.

Lihatlah lagi, kehebatan angin yang merusak kesetiaan bunga pada pohonnya. Begitu kejamnya angin itu yang telah memisahkan bunga dan menjadikannya bertebaran dimana-mana hingga akhirnya menjadi sampah!

Seperti pohon, aku bisa goyah, dan bisa pula semakin goyah karena angin mengibaskanku begitu kuatnya. Lalu, pada siapa aku harus menopang rasa ini agar tak terombang-ambing seperti dahan-dahan itu? Tanyaku padamu yang tengah memandangi rinai hujan dalam kesenjaan.

Dengarlah, aku merasa jarum-jarum hujan terus mengguyurku, angin terus mengangguku. Bukannya aku menyalahkan apa yang telah diciptakan oleh Sang Kuasa. Bukan. Tapi aku ingin menyalahkanmu dalam tanda kutip masa lalumu. Kau pasti mengerti maksudku, anggap saja jarum hujan itu adalah kata-kata yang kau ucapkan padaku di setiap aku memintamu untuk meng-iyakan cintaku.
Namun kamu tetap saja masih berkata tidak padaku.

Aku lelah, kamu membuatku terombang-ambing
... baca selengkapnya di Peleburan Rasa Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Read More

Turnamen Tenis abal abal bin main main saja

Turnamen Tenis abal abal bin main main saja
Hmmm... Tahun 2014 sudah mau berakhir. Sementara postingan blog saya belum ada. :( Daripada melompong, 4 jam sebelum tahun baruan, mau posting nih.
Kali ini mau cerita tentang momen paling berkesan sepanjang tahun ini. Yaitu turnamen tenis internal. Jadi ini pertandingan yang diselenggarakan tanpa panitia, peserta cuma bertanding di jadwal yang telah ditentukan. Katanya sih diadain rutin tiap tahun. Katanya? Soalnya saya baru pertama kali ikutan. Dan kira-kira baru setahun join klub tenis ATP Sinduadi, klub peserta turnamen ini. Klub ini amatiran, yang kebanyakan (dulunya) petenis junior mahasiswa, dan sekarang udah mantan jomblo mahasiswa.

Berkesan? Ya, pertama dan utama, turnamen ini diadain tanggal 16 dan 17 Agustus 2014. Pas banget sama pidato kenegaraan presiden dan upacara 17an. Berarti ketahuan gak ikutan upacara ya *hehehe*
Lokasinya di Lapangan Tenis Lembah UGM. Lapangan yang dipakai cuma 2 dari 4 lapangan yang ada karena keterbatasan dana, yaitu lapangan C dan D. Dimulai jam 8 sampe selesai.
Lapangan tenis Lembah UGM, ketika KR Open Sept 2014
Turnamen ini terbagi dalam 2 grup: A dan B, yang pemainnya ditentukan dengan undian. Jadi masing-masing peserta gak bisa berharap berpasangan dengan seseorang yang mungkin udah klop. Jujur, saya suka dengan model ginian. Soalnya, jadi paham dengan fleksibilitas tipe permainan pasangan sekalian team work (walaupun dadakan). Dan, mau gak mau, melatih untuk bersikap sportif dan menghargai peraturan, ketentuan, dan wasit. Satu grup terdiri 4 tim. Juara grup & runner up akan melaju ke semifinal.

Saya dapat partner Reza, kebetulan dia udah tau model & tipe bermain saya. Jadilah saya dapat posisi forehand/sisi kanan, kebetulan katanya backhandku bagus, namun pengembalian servis masih lemah. Sesuai jadwal, sampe Lembah jam 7.30, langsung diajak latihan karena pertandingan pertama segera dimulai. Grogi juga, mengingat ini pertandingan pertama di turnamen pertama, plus dilihatin banyak penonton satu stadion klub.

Lawan pertamanya Neo/Sigit. Neo tipe volley, sementara Sigit groundstroke. Di awal pertandingan, lawan langsung tancap gas, unggul 4-1, penonton riuh tepuk tangan, yang bikin saya keder. Untung partner komunikatif, dia kasih spirit untuk mengembalikan bola dengan aman. Akhirnya kami bisa memetik poin demi poin, terutama error lawan dalam volley yang terlalu pendek.

Hasilnya: saya/Reza menang dengan skor 8-5.. Leganya, mengingat di awal kami ketinggalan 1-4.

Di pertandingan kedua kami melawan Mas Ardhi/Mas Par. Mas Ardhi tipe service-volley, sementara Mas Par tipe groundstroke. Tanpa banyak kesulitan, awalnya unggul 5-0 kemudian menang 8-4. Karena sudah menang 2 kali dan belum pernah kalah, otomatis kami masuk semifinal, tapi belum tau jadi juara atau runner up grup. Tiba-tiba lawan yang ketiga WO, gak tau kenapa (mungkin udah 2x kalah, ato dah kecapekan). Jadilah kami juara grup B. Pertandingan kelar kira-kira jam 1 siang.

Besoknya (Minggu, 17 Agustus 2014) adalah untuk semifinal & final. Di semifinal kami berhadapan dengan runner up grup A, Mas Ajimas/Mas Arif. Mas Ajimas ini tipe groundstroke yang spinnya cukup bagus. Servisnya merepotkan, agak melengkung. Berkali-kali saya error ngembaliin. Awal pertandingan imbang 2-2, kemudian unggul 5-2, dan kemudian akhirnya bisa menang 8-4.
Foto semifinal, di belakang semifinalis lainnya (Neo/Sigit vs Andri/Marcel) udah main duluan
Menang di Semifinal ini artinya kami masuk Final. Final?? Benar-benar gak nyangka, karena saya masih pendatang baru, plus di pertandingan pertama aja udah tertinggal jauh..

Di final, lawan kami Neo/Sigit (lagi). Semacam mengulang pertandingan pertama. Nah, di sini saya harus benar-benar berhati-hati, karena lawan udah bisa ngaca dan membaca dari pertandingan hari kemarin. Skornya dengan 2 set, set 3 lewat tie break 10.
Foto dulu sebelum pertandingan final
Di final, set 1 rupanya berjalan cepat. Kami unggul 6-2. Gak tau kok bisa unggul di sini. Mungkin lawan yang kebanyakan error. Istirahat sebentar untuk menuju set 2. Di set 2, lawan tampil beringas. Pukulan-pukulannya mematikan dan akhirnya menutup set dengan skor 6-1. Udah semacam pembalasan nih..
Akhirnya set terakhir dimainkan dengan maksimal tie break 10 poin. Rupanya keberuntungan ada di pihak kami, awal-awal skor 3-1, 4-1, 4-2, 5-2. Sampai di sini, saya lihat lawan sepertinya tertekan mentalnya, jadinya malah terlalu berhati-hati dengan pukulannya. Akhirnya kami terus tak terbendung melaju dengan 7-4 sampai akhirnya menang 10-4.
JUARA....!!!!
Juara dengan runner upnya.. Beda banget suasana mentalnya dengan gambar sebelumnya, lega...
Begitulah sangat berkesannya saya di turnamen ini. Pertama kali main, lawan udah pada advanced, sementara pukulanku yang masih nubie. Eh, kok bisa meraih gelar.
*Semoga tahun depan bisa mempertahankan gelar* :)

Alhamdulillah yahhh....
Read More